Translate

Tampilkan postingan dengan label wisata belanja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata belanja. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Mei 2016

Jeron Beteng

Jeron Beteng Heritage Trail
Alamat : Dalem Kaneman, Kraton Yogyakarta
Deskripsi :
Yogyakarta yang dikenal sebagai Kota Wisata sebenarnya masih banyak menyimpan berbagai pesona yang belum seluruhnya tergali. Di antaranya adalah wilayah Jeron Beteng (wilayah di dalam kungkungan benteng Kraton Yogya). Selama ini yang dikenal sebagai aset wisata wilayah Jeron Beteng adalah komplek Istana Kraton Yogyakarta, Tamansari, dan Museum Sonobudaya dan Museum Kereta. Padahal di Jeron Beteng itu banyak tempat-tempat bersejarah dan situs budaya yang jelas memiliki pesona yang menarik.
Untuk menyusuri tempat-tempat bersejarah dan situs budaya di kawasan Jeron Beteng, wisatawan dapat mengunakan andong ataupun becak. Wisatawan diberikan peta. Pada peta panduan, wisatawan bisa mendapatkan penjelasan yang lengkap. Sebagai contoh pada halaman pertama dijelaskan soal apa itu Jeron Beteng (Dalam Benteng), yaitu merupakan kawasan bagian dalam benteng yang mengelilingi Keraton Yogyakarta. Benteng tersebut disebut Benteng Baluwerti, berasal dari kata ba artinya jatuh, lu dari punglu atau mimis atau timah panas anak peluru, wreti artinya hujan, jadi secara keseluruhan mempunyai makna jatuhnya peluru seperti hujan. Oleh karena itu dari pengertian itu maka makna pendirian benteng adalah untuk mengantisipasi serangan musuh dari luar benteng.
Beteng Baluwerti antara lain terdiri empat buah pojok beteng dan lima buah plengkung sebagai pintu masuk ke dalam wilayah Jeron Beteng, Alun-alun Utara dan Selatan serta Regol Pangurakan. Sementara itu pusaka budaya yang ada di Jeron Beteng adalah beberapa masjid, beberapa dalem (rumah bangsawan), berbagai rumah tradisional, museum kereta, Museum Sonobudoyo, Museum Gamelan, Pasar Ngasem, kandang gajah dan bengkel wayang.
Setelah selesai mengeilingi kawasan Jeron Beteng, wisatawan dapat menikmati makanan khas daerah Yogya seperti clorot, apem, semar mendem, hawuk-hawuk, lemper, gebleg dari Kulonprogo, yangko dari Kotagede. Makanan tradisional itu umumnya terbuat dari ketela, ketan dan buah-buahan.
Fasilitas :
1. Harga Paket
Harga paket yang ditawarkan pengelola cukup fleksibel.
2. Pusat Informasi
• Kondisi baik
• Kontak Person Dr. Ir. Laretna T Adishakti (Bu Sita)
3. Home Stay
Wisatawan dapat menginap di hotel-hotel yang berada di kawasan Keraton Yogyakarta
4. Keamanan (kondusif)
Aktifitas :
1. Wisata belanja
2. Wisata kuliner
3. Membatik
4. Macapat

Jumat, 27 Mei 2016

Perak kotagede

Mengunjungi Jogja kurang lengkap rasanya jika tidak membeli produk seni kerajinan. Salah satu kerajinan seni khas dari Yogyakarta adalah berbagai kerajinan dari bahan perak.
Anda dapat memperoleh berbagai perak di daerah Kota Gede. Kota Gede terletak tidak jauh dari terminal bus Giwangan, lebih tepatnya di sebelah utara terminal bus Giwangan.
Di Kota Gede, Anda dapat membeli berbagai model kalung perak, anting-anting, gelang, cincin, miniatur sepeda, miniatur becak, dan berbagai perak lainnya. bahkan Anda dapat memesan sendiri cincin dengan menulis nama Anda dan pasangan Anda. atau Anda ingin memesan kerajinan lain sesuai dengan desain Anda, itu bisa.

diambil dari  

Pasar Beringharjo

Pasar BeringharjoAdalah pasar tradisional terbesar di Yogyakarta. Di sini Anda dapat membeli berbagai kebutuhan. sayuran, barang bekas, emas, bagian motor, batik dan lain-lain.jika Anda akan membeli batik, Anda hanya membelinya di warung dekat pintu depan atau pasar. Jika Anda akan membeli sayuran, Anda harus melangkah lebih ke dalam atau di belakang pasar. Jika Anda mencari bagian sepeda yang digunakan, Anda harus melihat di utara dari Beringharjo.Jika Anda ingin menjual perhiasan emas, atau bahkan ingin membelinya, di utara pasar ini banyak toko-toko emas sering disebut Chinatown Ketandan. daerah Ketandan, selain toko emas, serta banyak pedagang emas di jalan Ketandan.Beberapa tips tentang belanja di Beringharjo, jangan takut untuk menawarkan barang dengan setengah harga. Biasanya pedagang menawarkan harga dua kali lipat atau lebih dari harga normal. Oleh karena itu, cobalah untuk tawar-menawar di setengah harga, jika tidak diberikan, mencoba untuk berpura-pura meninggalkan pedagang yang mencari pedagang lain yang menawarkan barang sejenis. Semoga tips ini bekerja.